Kunjungan Vice President UNESCO Global Geoparks Network Prof. Emeritus Dato’ Dr. Ibrahim Komoo

A

Kebumen – Vice President UNESCO Global Geoparks Network Prof. Emeritus Dato’ Dr. Ibrahim Komoo berkunjung ke Balai Informasi dan Konservasi Kebumian (BIKK – LIPI) atas undangan dari Pemkab Kebumen pada Rabu (27/3). Mewakili Bupati yang hadir dalam acara ini adalah Asisten II Sekda Nugroho Tri Waluyo beserta jajaran Pejabat Pemkab Kebumen.

Acara ini sekaligus memfasilitasi pertemuan dengan masyarkat setempat yang khususnya bersinggunggan langsung dengan kawasan Geopark yang berada disekitar kampus LIPI Karangsambung (BIKK – LIPI). Perlunya pengelolaan kawasan Geopark yang baik maka dibentuk wadah Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (POKDARWIS). Saat ini POKDARWIS ada di setiap kecamatan yang memiliki situs Geopark. Dampak langsung dari penetapan kawasan Geopark Nasional Karangsambung – Karangbolong berupa pemberdayaan masyarakat dengan Geotourism.

B

Sebagaimana situs Geopark di Kecamatan Sadang yang memanfaatkan aliran sungai untuk wisata tubing. Ini salah satu contoh bahwa Geotourism mampu menggabungkan wisata alam dan wisata edukasi. Keberadaan BIKK – LIPI dengan tugas dan fungsi penyebaran informasi kebumian dan konservasi sejalan dengan pengembangan Geopark, memberikan edukasi mengenai kebumian mulai dari tingkat PAUD sampai mahasiswa. Sedangkan untuk tujuan konservasi diharapkan masyarakat akan semakin sadar bahwa kawasan Geopark perlu dijaga karena mereka sendiri membutuhkan sekaligus dibutuhkan oleh pihak lain.

C

Menurut Prof. Emeritus Dato’ Dr. Ibrahim Komoo “Untuk membawa kawasan Geopark supaya go international maka dibutuhkan usaha bersama”. Hal ini menjawab salah satu pertanyaan anggota POKDARWIS dalam forum. Dengan bersinerginya berbagai pihak maka diharapkan kawasan Geopark Nasional Karangsambung – Karangbolong mampu menjadi salah satu solusi permasalahan Konservasi. (dk)