:: Konservasi Kebumian ::

icon_konservasi

Konservasi berasal dari kata Conservation (con artinya together, servare berarti tetap menjaga) yang memiliki pengertian mengenai upaya memelihara apa yang kita punya secara bijaksana (Roosevelt, 1902). Jika digabungkan dengan kata kebumian maka konservasi kebumian merupakan upaya memelihara dan menjaga aspek-aspek yang berkaitan dengan kebumian terutama pada batu-batu yang bernilai sejarah tinggi.

web_conservations

Kenapa harus melakukan konservasi kebumian di Karangsambung? Jawabannya tentu karena Karangsambung “Jendela Geologi” yang memiliki peristiwa besar masa lampau bumi. Batuan yang ada menceritakan mengenai proses bagaimana ia terendapkan dan terbentuk. Kawasan Karangsambung mempunyai fenomena alam yang menarik dan merupakan suatu cagar alam geologi yang terdapat berbagai macam jenis batuan, dari batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf yang tersingkap. Teori tumbukan lempeng yang berlangsung berjuta tahun yang lalu menjadikan wilayah ini sebagai obyek yang menyimpan keragaman batuan. Tidak semua batuan yang ada di karangsambung dimiliki oleh tempat lain, bahkan batuan di karangsambung terlengkap di asia tenggara, atau merupakan “black box” nya dunia.

Lalu bagaimana kita menjaganya? Batuan dan fenomena alam ayang ada di Karangsambung memiliki nilai ilmiah tinggi. Kegiatan konservasi yang telah dilakukan LIPI Karangsambung berupa sosialisasi dan pelatihan kerajinan batuan tanpa merusak batuan lindung.

Kegiatan konservasi lain adalah dengan melakukan geodiversity lokasi-lokasi yang mengandung batuan langka, mencatat dan melaporkan kembali keadaan singkapan batuan. Selain itu juga dilakukan penelitian di sekitar daerah Cagar Alam Geologi Karangsambung untuk menambah informasi mengenai batuan atau bentang alam yang harus dikonservasi .